Malam sunyi setia mendampingiku
Udara dingin tak henti menusuk tulang sumsumku
Hati ini pedih baik disayat sembilu
Api dan lara setia menjajahku tanpa ragu
Malam tak akan ada batasnya
Mampukah kubersandingmu
Apalah dayaku hanya seorang manusia biasa
Denganmu merasa bahagia
Fajar pun kemudian hadir gantikan malam
Alunan rindu tegar terlantun dalam sanubari
Ujarkan harap ingin bertemu denganmu walau tak mungkin
Zat-zat romansa terbiar menumpuk dalam dada
Ikhlaskan engkau menjauh dariku
Hadirmu merasakan sesuatu yang berbeda
Apakah diriku sedang jatuh cinta
Mampukah aku bersanding denganmu
Mungkin saja tak pantas mendampingimu
Ada naluri kamu lebih bahagia bersama sosok yang dicintai
Dendam tak akan tercipta dalam sukma
Fantasi tentang sosoknya terbiar terpatri di benak
Awan mendung jualah yang menjadi saksi keikhlasanku padamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar