Senin, 06 November 2017

Sebutlah Namaku Sekali Saja


Di persimpangan ini ….

Kita memilih jalan menjurus masingmasing

Mungkin memang waktunya berpisah

Hanya saja satu yang kupinta

Sebutlah aku meski hanya sekata

Lalu biarkanlah terbang bersamamu

Bersama gemawan dikuncup mawar

Saat pagi terlalu subuh tuk berbenah

Dan memang kita pun benar benar berpisah

Hanya bekas bernanah

Membaja dan terpampang di etalase etalase toko

Sedang jalan yang menelanmu bertahun lalu

Tak pernah benar benarku tahu

Entah apakah kau benar benar sampai

Di sini aku masih menunggumu

Dengan buntalan janji kita yang sempat

Aku simpan dalam laci kepala

Mengerami lumba-lumba

Di persimpangan ini

Bersama jejak yang masih membaja

Entah masihkah kau akan kembali

Hanya satu pintaku

Sebutlah namaku sekali saja

Mungkin dengan itu mimpimu tak begitu jauh

 

 

 

Yakin Akan Selalu Bersama

  Kopi itu terasa pahit Sebab yang manis itu senyummu yang merekah Tegar anggun nan indah Sampai terbawa di alam mimpi   Kala rind...