Ketika kutermenung dalam kesepian
Aku memikirkan seseorang di dalam angan
Yang kini seseorang tersebut telah milik orang lain
Namun sampai detik ini
Aku masih selalu mendambakannya
Entah itu bisa menjadi kenyataan atau sebaliknya
Yaitu harapan yang sampai detik ini belum bisa aku wujudkan
Bagaimana bisaku memilikinya dia lagi
Sedangkan dia sudah berada di dalam pelukan orang lain
Yang sedang bersamanya saat ini
Kuharus bersabar jika akhirnya tak bersamanya dia lagi
Di sini aku hanya bisa mendoakan
Semoga engkau selalu bahagia bersama dengannya di sana
Aku ikhlaskan kau bersanding dengan dirinya
Lanjutkan perjuanganku untuknya
Bahagia kan dia kau sayangi dia sepertiku menyayanginya.
Suatu saat nanti
Aku dipertemukan bersama orang yang menyayangiku
Seperti aku menyayangi ke dua orang tuaku sendiri
Yang melebih kasih sayangnya kepadaku
Kamu juga hebat....
Hebat menunggu dia yang tak pasti hatinya untuk siapa.
Tapi terkadang kulelah menunggu
Semoga kuat sampai tamat
Apa selalu sehat dan berusaha untuk kuat
Sampai akhirnya maut yang menjemput ?
Apakah ini akhir dari segalanya?
Isinya mengena di hati pastinya
BalasHapushehehe..
Hapus