Ketika senja telah menghilang
Di situlah goresan tinta yang membakar
Jiwa yang telah usang
Yang membuat hati ini membara
Meraung- raung dalam kesepian
Menjerit kesakitan, menelan ketidakpastian
Yang pasti belum tentu bisa menyenangkan
Untuk itu lebih baik merangkul kegelapan yang masih setia
Mendekapku meskipun kehampaan
Menghempaskan sampai samudra pengkhianatan
Pengkhianatan antara dia dan yang tak bisa ku sebut
Begitulah gelap dan terang bercumbu dalam malam yang membisu
Membisu yang tanpa henti
Menjauh dengan pasti
Terjatuh dalam aksara yang merindu akan kata temu
Akan tetapi rindu yang membuat rasa candu
Tapi keserakahan membuat langit menjadi abu
Bulan kan jadi rembulan
Hari kan jadi mentari
Bulan kan menyatu dengan alam
Begitulah cinta yang terus membara.
Buah Karya : Wawan Marsudi dan Niswatun Khasanah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar